Parangtambung, Pers Gramatika- Abdul Haliq, Demisioner sekretaris umum Himaprodi PBSI menjadi pemantik pada hari terakhir Latihan Kefasilitatoran (LATIFA) yang diikuti oleh pengurus Himaprodi PBSI DEMA JBSI FBS UNM. Sabtu (28/11/2020).
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, yakni mulai dari tanggal 25-28 November 2020 dan dilaksanakan di Ruang Seminar JBSI FBS UNM.
Kegiatan ini termasuk salah satu program kerja dari bidang pendidikan Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Dewan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM).
Pada kegiatan ini, ada berbagai materi yang diangkat serta pematerinya pun berbeda-beda. Salah satunya yaitu demisioner sekretaris umum Himaprodi PBSI yang membawakan materi tentang "Komunikasi dan Presentasi Fasilitator".
Beliau menjelaskan bahwa komunikasi adalah proses penyampaian pesan kepada khalayak agar dapat mempengaruhi perilaku orang lain.
"Komunikasi adalah proses penyampaian pesan kepada khalayak untuk dimiliki oleh orang lain dengan tujuan mengubah perilaku orang lain," jelasnya.
"Sebelum melakukan kegiatan kefasilitatoran, perlu ada perencanaan sebelumnya," tambahnya.
Rani Meirsanda, salah satu peserta dalam kegiatan LATIFA ini mengungkap bahwa materi ini sangat bermanfaat baginya.
"Materi ini sangat bermanfaat bagi saya. Dengan adanya materi ini, saya menjadi tahu bahwa selain kemampuan berbicara dalam melakukan komunikasi dengan orang lain, ternyata bahasa tubuh dan penampilan juga sangat berpengaruh ketika berkomunikasi dengan orang lain," ungkap mahasiswa angkatan 2019 ini.

