Dosen Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia, Nurhusna, S.Pd., M.Pd. menjadi pemantik pada hari ketiga kegiatan Latihan Kefasilitatoran (Latifa) yang dilaksanakan di Ruang Seminar JBSI FBS UNM, Jum'at (27/11/2020).


Kegiatan yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) ini berjalan lancar dengan diikuti oleh pengurus Himaprodi PBSI.


Adapun materi yang dibawakan oleh Dosen FBS ini bertajuk "Manajemen Kelas".


Selaku dosen, Nurhusna menjelaskan dengan baik perihal Manajemen kelas kepada pengurus Himaprodi PBSI yang menjadi peserta pada kegiatan Latifa ini.


Beliau menjelaskan bahwa sebagai seorang guru harus bisa membuat situasi kelas semenarik mungkin.


"Sebagai seorang guru, harus bisa membuat situasi kelas semenarik mungkin," jelasnya.


"Indikator keberhasilan dalam pengelolaan kelas yaitu, terciptanya suasana/kondisi belajar mengajar yang kondusif (tertib, lancar, 

berdisiplin dan bergairah) serta terjadinya hubungan interpersonal yang baik antara guru dengan siswa dan antara siswa dengan siswa," tambahnya.


Sitti Nurmuthmainnah Isma, salah satu peserta latifa mengungkapkan bahwa materi manajemen kelas merupakan hal baru baginya.


"Saya mendapatkan ilmu baru, khususnya tentang materi manajemen kelas. Materi ini termasuk hal baru bagi saya karena sebelumnya saya belum pernah mendapatkan materi ini. Materi ini sangat berguna bagi saya kedepannya agar bisa menerapkannya di dalam kelas," 


Reporter: Muh. Yusran