Benteng Somba Opu, Pers Gramatika - Asri Ismail selaku dosen Fakultas Bahasa dan Sastra mengulas terkait Analisis Framing pada Diklat Jurnalistik Mahasiswa 2022 yang berlangsung sejak pukul 00.10 dan berakhir pada pukul 01.30 WITA. Sabtu (26/3/2022) 

Analisis Framing merupakan materi ketujuh dalam kegiatan Diklat Jurnalistik Mahasiswa 2022 yang dilaksanakan oleh bidang Jurnalistik HIMAPRODI PBSI DEMA JADI FBS UNM. 


Asri Ismail selaku pemateri mengungkapkan bahwa Wartawan itu bukan tukang lapor, tetapi wartawan adalah agen kontruksi realitas. 


“Analisis framing menentukan fakta yang akan ditambahkan ke dalam berita dengan tujuan untuk menggerakkan massa yang terdapat dalam media.", ucapnya. 


Selama materi berlangsung peserta aktif dalam sesi tanya jawab dengan antusiasme yang tinggi, walaupun penerimaan materi dilakukan pada dini hari. 


"Apa saja kesalahan fatal dari media saat membuat framinf?" tanya Angga Maulana Muin selaku peserta pada sesi tanya jawab. 


" Kesalahan fatal dari media saat membuat framing yaitu membuat berita yang tidak sesuai dengan keinginan narasumber dalam hasil wawancara."


Reporter: Ismiana