PERSGRAMATIKA.COM, MAKASSAR — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (Himaprodi PBSI FBS UNM) mengadakan kegiatan upgrading kepengurusan periode 2025—2026 dengan menghadirkan narasumber Saenal Masri, S.Pd., Gr., Demisioner Ketua Umum HIMAPRODI PBSI DEMA JBSI FBS UNM Periode 2017-2018, di Ruang Senat FBS UNM Rabu (20/08/2025)

Dalam sesi materi kepemimpinan, Saenal Masri mengawali pemaparan dengan mendefinisikan makna seorang pemimpin.

“Seseorang dapat dikatakan sebagai pemimpin apabila mampu memberikan pengaruh dan mengoordinasi dalam mencapai tujuan organisasi,” ujarnya.

Materi yang dibawakan menitikberatkan pada tiga gaya kepemimpinan, yaitu kepemimpinan otoriter, kepemimpinan bebas, dan kepemimpinan demokratis.

St. Aisyah Nur Fadilah, salah satu peserta, turut menyampaikan pandangannya terkait gaya kepemimpinan otoriter.

“Saya menilai bahwa kepemimpinan otoriter kerap dikaitkan dengan sikap egois dan ketidakmauan menerima pendapat dari orang lain,” ungkapnya.

Kegiatan upgrading HIMAPRODI PBSI FBS UNM ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus agar mampu memimpin secara efektif. Dalam penutupannya, Saenal Masri menekankan pentingnya kepemimpinan humanis dan adaptif, serta memberikan tips menghadapi dinamika generasi milenial.

Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan pengurus HIMAPRODI PBSI FBS UNM dapat membawa organisasi menuju tujuan bersama.


Reporter: Riang Hidayat