PERSGRAMATIKA.COM.GOWA — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Himaprodi PBSI) FBS UNM melaksanakan materi keempat dalam rangkaian Diklat Jurnalistik Internal yang digelar di Rumah Adat Jeneponto, Benteng Somba Opu, Sabtu (18/10/2025). 

Materi kali ini menghadirkan Ardhi Hendratin, Editor Media Fajar yang juga dikenal sebagai jurnalis berpengalaman dengan rekam jejak peliputan di Asian Games 2018 serta berbagai kegiatan di DPR RI.

Dalam penyampaiannya, Ardhi mengulas topik “Angel dan Framing dalam Berita” dengan penjelasan yang lugas dan inspiratif. Ia menegaskan bahwa kemampuan menentukan angel merupakan langkah awal dalam membangun narasi yang fokus dan bermakna. 

“Sebelum menentukan framing, pahami dulu kebaruan dan pendekatan isu yang ingin dibahas. Dari situlah kita bisa membentuk berita yang hidup dan berarah,” jelasnya.

Diskusi berlangsung hangat ketika salah satu peserta bertanya, “Apakah ada batasan dalam menentukan angel dan framing berita? Bukankah pemilihan angel merupakan langkah pertama dalam pembuatan berita?”

Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Ardhi, “Adanya angel di awal perancangan berita penting supaya isu yang dibawa tidak melebar. Framing berfungsi untuk menjaga fokus agar pesan yang disampaikan tetap jelas dan berpengaruh,” ujarnya.

Di penghujung sesi, Ardhi berpesan agar para peserta mampu menerapkan materi yang diperoleh dalam praktik jurnalistik ke depan Semoga apa yang didapat hari ini dapat diamalkan. Saat kita memahami framing dan angel dengan baik, kita bisa menghasilkan berita yang tidak hanya informatif, tetapi juga bermakna dan berdampak bagi masyarakat.


Reporter: Syahruddin