Milad Ke-17 Himaprodi PBSI, Gelar Malam Puncak Bertema Lawas

Makassar, Pers Gramatika- Milad Ke-17 Tahun Himaprodi PBSI UNM gelar Malam Puncak, berlangsung sejak pukul 16.00-21.00 WITA di Ballroom Makassar Golden Hotel dan juga Via Zoom. Minggu (27/12/2020).

Malam puncak ini merupakan puncak dari kegiatan Milad Ke-17 Himaprodi PBSI UNM yang berlangsung sejak 25-27 Desember.

Tema pada Milad kali ini  bertajuk "Balada Di atas Rembulan; Lawas untuk Merah yang Bernas". Sesuai dengan tema, para pengurus dan panitia sepakat untuk mengenakan kostum lawas agar bisa menambah kesan lawas di malam puncak ini.

Kepala bidang PSDM, Ulil Amri mengatakan bahwa tema sebelumnya memang sangat berbeda dengan sebelumnya, ia juga mengungkapkan harapannya untuk Himaprodi kedepannya. 

"Tema kali ini berbeda dengan tema sebelumnya, Himaprodi telah memasuki usia 17 tahun dimana 17 adalah umur yang ideal bagi seseorang untuk mengenali siapa ia sebenarnya. Begitulah kami mengharapkan Himaprodi bisa berada di fase itu dimana kita bisa seiya sekata  dalam segala hal," ungkapnya.

Malam puncak ini dimeriahkan dengan berbagai item kegiatan, seperti berbagai penampilan dari mahasiswa baru PBSI dan jurusan BSI dari universitas lain se-Makassar, pembacaan nominasi Dosen PBSI terkece, terhumanis, terinspirasi, dan terfavorit, pembacaan nominasi terlawas perempuan dan laki-laki, pemutaran video selayang pandang Himaprodi PBSI, serta pemotongan tumpeng secara secara simbolis, lalu ditutup dengan foto bersama oleh alumni dan pengurus Himaprodi PBSI serta para partisipan yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Nurlina, selaku koordinator stering mengungkapkan bahwa item-item  kegiatan ini tidak hanya  mengarah kepada eksistensi ilmu pengetahuan namun juga pada kegiatan-kegiatan sosial. 

"Perayaan milad ke-17 Himaprodi PBSI ini merupakan yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dengan item kegiatan yang tidak hanya mengarah pada eksistensi ilmu pengetahuan saat ini, namun juga mengarah pada kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusiaan yang notabenenya bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi sesama umat manusia," ungkapnya.

"Usia 17 tahun Himaprodi menjadi saksi sejarah perjalanan panjang dengan berbagai suka duka yang dilalui. Kisah ini layak untuk dikenang dan berada dalam ingatan bagi setiap penikmatnya," tutupnya.


Reporter: Pers Gramatika