Nurhusna: Filsafat Bahasa Mempelajari Mengenai Kodrat dan Kedudukan Bahasa dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Parang Tambung, Pers Gramatika— Nurhusna, sekaligus dosen FBS UNM membawakan materi Filsafat Bahasa dalam kegiatan Upgrading di ruang DG 104 FBS UNM, Jumat (1/10). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Dewan Mahasiswa (DEMA) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Filsafat Bahasa adalah materi kelima dari rangkaian Upgrading pengurus Himaprodi PBSI DEMA JBSI FBS UNM Periode 2021-2022 sebagai bekal bagi pengurus baru untuk kedepannya.

Nurhusna mengungkap bahwa Filsafat Bahasa itu mempelajari mengenai kodrat dan kedudukan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

"Filsafat Bahasa itu mempelajari mengenai kodrat dan kedudukan bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Serta Bahasa itu tidak memiliki batas," ungkapnya.

Fauzan, salah satu peserta Upgrading mengatakan bahwa ilmu yg bermanfaat ialah filsafat bahasa menyelidiki kodrat dan kedudukan bahasa sebagai kegiatan manusia serta dasar-dasar konseptual dan teoretis linguistik.

"Ilmu yg bermanfaat ialah filsafat bahasa menyelidiki kodrat dan kedudukan bahasa sebagai kegiatan manusia serta dasar-dasar konseptual dan teoretis linguistik. Sehingga kita bisa mendapatkan ilmu dan mengetahui apa pun tentang bahasa," ujarnya.

Reporter: Rani Meirsanda