Parang Tambung, Pers Gramatika— Sahban Nur, didaulat membawakan materi kewirausahaan dalam kegiatan upgrading di ruang DG 104 FBS UNM, Jumat (1/10). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Dewan Mahasiswa (DEMA) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM).Materi ini diajarkan untuk agar kepengurusan baru dapat mengembangkan ide usaha yang baru. Dalam berwirausaha itu lekat dengan namanya jatuh bangun untuk sukses. Adapun karakteristik dalam berwirausaha itu harus tahan banting, fleksibel, mandiri dan efisien. Menjadi wirausaha yang terpenting bagaimana kita memuaskan konsumen atau pelanggan.
Sahban Nur selaku pemateri mengatakan bahwa dalam berwirausaha harus berani mengambil resiko.
“Kalau kita memasuki dunia usaha kita harus berani mengambil resiko," ujarnya
Dengan adanya materi ini maka pengurus terutama bidang kewirausahaan dapat menjadikan bekal untuk kepengurusan kedepannya.
Sementara itu, Akbar Aldi selaku peserta Upgrading berharap semoga materi ini dapat dipahami dengan baik dan diterapkan dalam kepengurusan baru kedepannya.
“Dengan adanya materi kewirausahaan ini, saya harap pengurus baru HIMAPRODI bisa memahami dan menerapkannya dalam roda kepengurusan kedepannya,” harapnya.