Makassar, Pers Gramatika— Dialog kebahasaan yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Dewan Mahasiswa (DEMA) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) di ikuti sebanyak 150 peserta dari berbagai kalangan.
Kegiatan ini berlangsung secara blended yakni luring di Ruang Senat FBS UNM dan daring melalui aplikasi zoom. Jum'at, (29/10/2021).
Kegiatan ini diselenggarakan dengan mengusung tema "Menyoal Lema Satai dan Capai dalam Pembakuan Bahasa Indonesia".
Dialog Kebahasaan ini menghadirkan Muhammad Saleh, wakil dekan bidang administrasi umum FBS UNM sebagai pembicara kunci dan Charmilasari, Analisis Kata dan Istilah Balai Bahasa Provinsi Sulawesi selatan sebagai pemateri pada kegiatan ini.
Muhammad Saleh, selaku pembicara kunci mengungkapkan bahwa bahasa Indonesia harus diutamakan.
"Ingat bahwasannya utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing," ungkap wakil dekan II FBS UNM ini.
Sementara itu, Charmilasari, analisis kata dan istilah Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, selaku pemateri menambahkan bahwa bahasa Indonesia hidup berdampingan dengan bahasa lainnya seperti bahasa daerah, sehingga ada proses saling mempengaruhi.
"Perlu diakui bahwa bahasa Indonesia hidup berdampingan dengan bahasa lainnya seperti bahasa daerah, sehingga ada proses saling mempengaruhi seperti halnya dalam tema "Capai dan Satai" dipengaruhi oleh bahasa daerah sehingga penggunaannya lebih sering ke ragam cakapan "Capek dan Sate". Selama ini ada dua norma bahasa yang saling tumpang tindih yakni norma bahasa yang sudah di kodifikasi dalam bentuk tata bahasa dan norma yang dirumuskan berdasarkan pemakaian," ungkapnya
Nurwiwi, selaku ketua bidang linguistik, mengungkapkan bahwasannya dialog kebahasan ini merupakan rangkain acara terakhir dari Parade Bahasa Nasional (PBN).
"Parade Bahasa Nasional ini di adakan selama 3 hari. Mulai dari hari Kamis, 27 Oktober 2021 sampai dengan Jum'at, 29 Oktober 2021. Dan tepat pada hari ini, hari Jumat merupakan hari penutupan Parade Bahasa Nasional yang akan di langsungkan yaitu: Dialog Kebahasaan sekaligus menjadi penutup acara ini," jelasnya.
Reporter: Pers Gramatika
