Hari Terakhir Upgrading, Demisioner Ketua Umum HIMAPRODI PBSI FBS UNM Periode 2016-2017 Bawakan Materi Manajemen Konflik

 

Parang Tambung, Pers Gramatika— Musawir, Demisioner Ketua Umum HIMAPRODI PBSI DEMA JBSI FBS UNM Periode 2016-2017 membawakan materi Manajemen Konflik dalam Upgrading Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Dewan Mahasiswa (DEMA) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) di ruang DG 104 FBS UNM, Minggu (3/10/2021).

Konflik merupakan semua bentuk benturan, tabrakan, ketidaksesuaian, ketidakserasian, pertentangan, perkelahian, oposisi dan interaksi.

Musawir, mengungkapkan bahwa konflik dan masalah itu berbeda.

"Konflik dan masalah itu berbeda. Konflik bisa di kelola sedangkan masalah tidak bisa di kelola," ungkapnya.

Selanjutnya, Demisioner Ketua Umum HIMAPRODI PBSI Periode 2016-2017 menjelaskan bahwa jangan menghilangkan konflik dalam organisasi.

"Jangan hilangkan konflik dalam organisasi, tapi jangan juga dibiarkan tetap ada, tapi di olah karena tidak semua konflik berdampak negatif," jelasnya.

Adapun cara penanganan konflik yaitu, dengan menghindari, bersaing, akomodasi, kompromi, dan kolaborasi.

Wanda, pengurus Himaprodi PBSI Periode 2021-2022 yang juga mengikuti kegiatan Upgrading, setelah menyimak materi, ia berharap agar dalam kepengurusan periode ini semua pengurus dapat mengelola manajemen konflik dengan baik.

"Saya berharap semua pengurus periode 2021-2022 dapat mengelola manajemen konflik dengan baik, agar kepengurusan dapat berjalan dengan baik," harapnya.

Reporter: Syntha Esterlita Karyani