Pentingnya Kewirausahaan dalam Sebuah Lembaga

Foto bersama setelah penerimaan materi keempat Upgrading Himaprodi PBSI DEMA JBSI FBS UNM

Parang Tambung, Pers Gramatika— Sahban Nur membawakan materi Kewirausahaan dalam kegiatan Upgrading Himaprodi PBSI DEMA JBSI FBS UNM Periode 2022--2023 di ruang DG 101 FBS UNM. Jumat, (9/9/2022).

Materi kewirausahaan menjadi salah satu materi wajib dalam Upgrading pada periode ini, mengingat bahwa di dalam Himaprodi itu terdapat beberapa bidang salah satunya bidang Kewirausahaan.

Dalam bidang Kewirausahaan juga mempunyai tugas menggabungan kreativitas, inovasi dan keberanian dalam menghadapi resiko dengan cara bekerja keras guna membentuk dan memelihara usaha dalam membantu Himaprodi ini.

Pria asal Kabupaten Takalar, Sahban, menjelaskan bahwa Kewirausahaan adalah orang yang bertanggungjawab terhadap pengumpulan dana sekaligus membantu bendahara dalam organisasi.

"Kewirausahaan adalah orang yang bertanggungjawab terhadap pengumpulan dana suatu organisasi atau instansi sekaligus membantu bendahara dalam mendapatkan dana untuk Himaprodi itu sendiri," jelasnya.

Sementara itu, Adnan sebagai salah satu pengurus Himaprodi PBSI yang mengikuti kegiatan Upgrading ini mengungkapkan bahwa materi Kewirausahaan sangat penting perannya dikelembagaan.

"Materi Kewirausahaan ini menurut saya sangat penting perannya dalam kelembagaan," ungkapnya.

Adapun kembali tanggapan Sahban selaku pemateri mengatakan tentang seseorang dengan teori keagamaannya bahwa setiap yang di titipkan itu akan di pertanggungjawabkan kelak. Nah, dengan teori tersebut yang membuat orang tersebut tidak ingin terlalu menunjukkan potensinya dalam berusaha, yang penting dia sudah berkecukupan, maka ia sudah merasa puas.

"Ketika ada seseorang yang mempunyai kelebihan dalam bidang usaha atau mencari uang, akan tetapi ia berfikir dengan teori keagaaman yang menyatakan bahwa setiap yang di titipkan itu akan di pertanggungjawabkan kelak. Nah, dengan teori tersebut yang membuat orang tersebut tidak ingin terlalu menunjukkan potensinya dalam berusaha, yang penting dia sudah berkecukupan, maka ia sudah merasa puas," katanya.

Reporter: Nisma