Mengulik Jalan Keluar Dari Berbagai Permasalahan Yang Hadir Pada Dinamika Kelembagaan Dalam Materi Manajemen Konflik


 PERSGRAMATIKA.COM. MAKASSAR - Demisioner Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (HIMAPRODI PBSI FBS UNM), Muhammad Musawir membawakan materi Manajemen Konflik dalam kegiatan upgrading di ruang DG 101 FBS, Jumat (11/08).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (HIMAPRODI PBSI FBS UNM).

Materi ini merupakan materi ke delapan dengan tema “Manajemen Konflik” sukses diikuti oleh pengurus HIMAPRODI PBSI. 

Demisioner ketua umum HIMAPRODI PBSI ini membawakan materi mengenai Manajemen Konflik yang menjadi salah satu materi wajib, mengingat bahwa suatu organisasi pasti memiliki berbagai permasalahan.

Muhammad Musawir menjelaskan bahwa konflik pasti selalu ada dalam sebuah kehidupan atau organisasi dan cara untuk menyelesaikan konflik adalah dengan komunikasi.

“Dalam sebuah kehidupan atau organisasi pasti akan selalu ada konflik dan cara untuk menyelesaikan konflik ialah dengan komunikasi”, jelasnya.

Lanjut ia juga mengatakan bahwa penyebab konflik yaitu tidak memperhatikan dengan baik maksud dan isi pesan yang disampaikan sehingga menimbulkan prasangka.

“Kalau konflik yang terlalu rendah atau terlalu tinggi membuat produktivitas organisasi rendah. Sedangkan konflik yang tidak terlalu rendah atau juga tidak terlalu tinggi membuat produktivitas tidak terlalu tinggi”, tambahnya.

“Pelaut yang tangguh tidak lahir dari ombak laut yang tenang”,

Muhammad Musawir mengatakan penanganan konflik dapat dilakukan dengan cara menghindari, bersaing, akomodasi, kompromi, dan kolaborasi. Dalam pemecahan konflik tidak selamanya menggunakan logika tapi juga menggunakan perasaan

Redaktor: Rahilda Arsyfananda