Himaprodi PBSI Mengabdi Bagikan Momentum Pelatihan Puisi, Tari, dan Mendongeng dengan Anak-anak Desa Bulo-bulo

 


PERSGRAMATIKA.COM.JENEPONTO -- Himaprodi PBSI UNM melaksanakan kegiatan pelatihan tari, puisi, dan mendongeng dan disambut hangat oleh masyarakat dan anak-anak di Desa Bulo-bulo, Kec. Arungkeke, Kab. Jeneponto. Jumat, (14/02/2025). 

Kegiatan ini dilaksanakan mulai pada Senin, 10 Februari 2025 berlokasikan Aula Kantor Desa Bulo-bulo, dan akan berlangsung sampai di malam terakhir atau malam puncak kegiatan. Kegiatan ini dibuka dengan acara Pembukaan di lapangan, kemudian disambut hangat oleh masyarakat dan juga anak-anak desa. Kegiatan pelatihan ini didasari dengan pelatihan puisi, tari, dan mendongeng.

Aisyah salah satu mahasiswa baru angkatan 2024 yang turut serta menjadi panitia mengatakan terkesan karena banyak anak-anak di desa yang mempunyai kemampuanbelajar puisi, tari, dan juga mendongeng. 

"Di sini banyak anak-anak desa yang mulai belajar puisi, tari, dan juga mendongeng. Di sini kita bisa melihat potensi mereka dan kami terkesan karena banyak anak-anak perempuan desa yang mampu menari, dan banyak pula anak-anak laki-laki desa yang mampu membaca puisi dan juga mendongeng," ujarnya. 

Selain itu, anak-anak desa sangat antusias dengan kegiatan pelatihan tersebut karena kegiatan ini merupakan momentum pertama mereka selama di desa bersama Pengurus Himaprodi PBSI 2024-2025 beserta jajaran Panitia Mahasiswa Baru Angkatan 2024.

"Kami berpesan dan berharap kepada anak-anak di sini untuk tetap melatih dan mempertahankan bakat mereka kedepannya dan lebih mengerti lagi potensi dan bakat mereka kedepannya." ucap Aisyah dengan penuh harap.

Di luar itu semua, anak-anak desa Bulo-bulo sangat senang karena pelatihan puisi, tari, dan mendongeng ini sangat bermanfaat bagi mereka dan berharap akan dilaksanakan di tahun berikutnya. 

Dan kami segenap Pengurus Himaprodi PBSI 2024-2025 beserta jajaran Panitia Mahasiswa Baru 2024 juga berharap akan menyukseskan kegiatan Himaprodi Mengabdi Baksos 2025 dan akan selalu meninggalkan jejak momentum yang akan dikenang oleh masyarakat setempat dan juga anak-anak desa.

Reporter: Sinar Hikmah Simulia