PERSGRAMATIKA.COM.MAKASSAR — Zulfikar Hafid menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan upgrading HIMAPRODI PBSI FBS UNM Periode 2025-2026. Ia membawakan materi keenam yakni Pendidikan Pembebasan bertempat di Ruang Senat FBS UNM. Kamis, (21/8/2025).
Dalam materinya, Zulfikar menegaskan bahwa pendidikan seharusnya membebaskan individu dari penindasan dan ketidakadilan, sekaligus memberdayakan mereka agar mampu menjadi agen perubahan sosial.
“Pendidikan sekarang hanya jadi jualan untuk mencetak buruh berupah rendah di bawah sistem kapitalisme,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti ketimpangan akses pendidikan yang lebih banyak dinikmati oleh kalangan kelas atas, serta kecenderungan pendidikan dijadikan bentuk penindasan yang dibungkus dalam kedisiplinan.
“Sebagai solusi, kita harus bisa lebih menekankan pentingnya pendidikan dialogis—pendekatan yang menempatkan guru dan peserta didik sebagai subjek yang sama-sama aktif dan saling belajar,” tutur Zulfikar dalam pemaparannya.
Dengan demikian, Zulfikar berharap berharap agar para pendidik tetap menuntun anak-anak tumbuh sesuai kodratnya hingga berkembang menjadi pribadi yang utuh dan bermanfaat bagi lingkungan serta menantang pendidik maupun peserta didik untuk berani melawan segala bentuk pembatasan dalam dunia pendidikan.
Reporter: Fitrah Novilani

