Kegiatan ini menghadirkan Presiden BEM FBS UNM, Ahmad Fadil, yang membawakan materi bertajuk Advokasi dan Propaganda. Peserta upgrading yang terdiri dari pengurus baru tampak antusias mengikuti materi, karena tema ini dinilai relevan dengan dinamika gerakan mahasiswa saat ini.
Selain memberikan pemahaman teoretis, Fadil juga memotivasi pengurus baru untuk berani bersuara, menyampaikan aspirasi, dan menjadi motor perubahan yang mampu menjaga etika serta menjunjung nilai demokrasi.
“Advokasi tidak boleh melibatkan unsur kekerasan. Jika kekerasan ditonjolkan, kasus utama justru akan tertutupi oleh propaganda media,” tegas Fadil dalam pemaparannya.
Ia menjelaskan bahwa advokasi adalah upaya perjuangan yang terorganisir melalui data, argumentasi, dan jalur damai. Sementara propaganda merupakan alat penyebaran opini publik yang dapat berdampak positif maupun negatif.
Upgrading ini diharapkan mampu membentuk pengurus Himaprodi PBSI FBS UNM periode 2025–2026 yang kritis, beretika, dan berintegritas dalam menjalankan amanah organisasi.
Reporter: Misba Wana Syahri

