PERSGRAMATIKA.COM.GOWA — Ikatan Alumni (IKA) HIMAPRODI PBSI DEMA JBSI FBS UNM menggelar Kemah IKA 2025 di Ashbab Pine, Bissoloro, Kabupaten Gowa, Sabtu–Minggu (23–24/08/2025). Kegiatan ini diikuti alumni lintas angkatan bersama mahasiswa aktif dengan tujuan mempererat silaturahmi, memperkuat jejaring, serta meneguhkan identitas kolektif Himaprodi. Selain itu, acara ini juga menjadi momentum penutup kepengurusan periode 2023–2025 sebelum restrukturisasi organisasi pada Desember mendatang.
Ketua IKA Himaprodi, Akram Budiman Yusuf, menjelaskan bahwa Kemah IKA dirancang sebagai ajang kebersamaan lintas generasi.
“Kemah ini bukan hanya temu kangen, melainkan wahana refleksi bersama. Kita ingin menciptakan ruang yang menghubungkan alumni dan mahasiswa, agar bisa saling berbagi pengalaman sekaligus merawat identitas kolektif Himaprodi,” terangnya.
Kegiatan ini tentunya menghadirkan sekitar 75 persen alumni dari angkatan 2001 hingga 2021 dan 25 persen mahasiswa aktif, baik pengurus maupun demisioner. hal ini menunjukkan bahwa Kemah IKA bukan eksklusif untuk alumni saja, melainkan menjadi medium kolaboratif yang menjembatani dialog serta pertukaran gagasan antara generasi terdahulu dan penerus Himaprodi.
Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti Tudang Sipulung, Gema Ceria Alumni dan Mahasiswa, lomba domino, lomba joker, senam sehat, hingga terapi alam. Dari semua rangkaian, Tudang Sipulung menjadi napas utama kegiatan, yaitu forum diskusi terbuka yang menelusuri jejak sejarah Himaprodi, berbagi inspirasi antarangkatan, serta menyusun cita bersama untuk masa depan organisasi.
Akram menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perpisahan, melainkan forum penyerahan estafet nilai dan semangat organisasi.
“Syukur alhamdulillah, antusiasme alumni dari generasi pendiri hingga angkatan termuda sangat tinggi. Ini bukti bahwa semangat kebersamaan masih mengakar kuat dalam tubuh Himaprodi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, suasana hangat kebersamaan semakin terasa di bawah rindangnya pinus dan sejuknya udara Bissoloro, yang diharapkan kian memperkuat ikatan emosional serta rasa memiliki terhadap organisasi.
Akram menutup pernyataannya dengan harapan agar Kemah IKA menjadi agenda tahunan. Ia merangkum semangat kegiatan ini dalam tiga prinsip: Tumbuh, Terhubung, dan Terarah, agar Himaprodi tetap relevan serta memberi kontribusi nyata bagi seluruh anggotanya.
Reporter: Aliyah Suci Pradani NR

