PERSGRAMATIKA.COM. MAKASSAR — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMAPRODI PBSI) DEMA JBSI FBS Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2025–2026 kembali menggelar Perayaan Bulan Bahasa (PBB).
Kegiatan ini mengusung tema “Dari Gerbang Timur Merawat Kedaulatan Bahasa di Era AI dan Arus Data Global” dan berlangsung pada tanggal 3 hingga 25 Oktober 2025 untuk pelatihan di Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ) Manggala, yang dilaksanakan setiap Jum’at, Sabtu, dan Minggu, dan ditutup dengan kegiatan seminar seminar akademik PBB yang akan diselenggarakan pada 28 Oktober 2025, hari Selasa, di Gedung Pascasarjana UNM.
Ketua Panitia Perayaan Bulan Bahasa 2025, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperluas pemahaman mahasiswa dan masyarakat terhadap pentingnya menjaga eksistensi bahasa Indonesia di era digital.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meneguhkan semangat kecintaan terhadap bahasa Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa bahasa kita mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Farhan.
Sementara itu, Ketua Umum HIMAPRODI PBSI UNM, Muhamad Faried, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan posisi bahasa Indonesia di tengah derasnya arus globalisasi dan kecerdasan buatan.
“Kami berharap perayaan Bulan Bahasa tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga wadah refleksi bagi generasi muda agar lebih bangga menggunakan bahasa Indonesia. Di era AI seperti sekarang, mahasiswa bahasa dituntut untuk kritis dan kreatif dalam menjaga kedaulatan linguistik bangsa,” ungkap Faried.
Sebagai mahasiswa PBSI, melalui kegiatan perayaan Bulan Bahasa ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa persatuan dan cinta tanah air melalui penggunaan bahasa Indonesia. Dengan prinsip menggunakan bahasa Indonesia, sekaligus melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing, kita turut menjaga kedaulatan bahasa dan budaya nasional.
Reporter: Aliyah Suci Pradani NR

