PERSGRAMATIKA.COM.GOWA — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Himaprodi PBSI) FBS UNM menggelar Diklat Jurnalistik Internal Periode 2025—2026 dengan materi News Anchor pada di Rumah Adat Jeneponto, Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sabtu (17/10/2025).
Materi ini dibawakan oleh I Luh Devi Sania, news anchor muda Tribun Timur, dengan tema “News Anchor: Mengasah Kemampuan Membawakan Berita.”Ia membawakan sesi dengan cara yang inspiratif dan interaktif, memadukan teori public speaking dengan pengalaman di dunia penyiaran.
Dalam pemaparannya, Devi menekankan bahwa penguasaan vokal adalah dasar utama bagi seorang anchor.
“Jika suara tidak jelas, informasi tidak akan tersampaikan dengan baik. Maka dari itu, penguasaan vokal menjadi fondasi utama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa menjadi anchor bukan soal suara merdu, melainkan keberanian tampil dan kemampuan mengendalikan diri di depan publik. Seorang anchor harus siap menghadapi kondisi tak terduga, seperti gangguan teknis saat siaran langsung.
Salah satu peserta, Nurna, mengungkapkan kesannya,
“Materinya sangat menarik, apalagi saat Kak Devi mencontohkan cara menjadi reporter dan membuat podcast. Pesan paling berkesan adalah pentingnya membuat judul berita yang mengandung pertanyaan agar menarik perhatian pembaca,” ujarnya.
Sesi bersama I Luh Devi Sania menjadi pengingat bahwa menjadi anchor profesional membutuhkan latihan, kesiapan, dan konsistensi dalam menyampaikan berita.
Reporter: Nurul Ilmi Amaliah S. Jaya

