Mahasiswi PBSI UNM Raih Best Speaker Emas di Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia 2025

 


PERSGRAMATIKA.COM.MAKASSARArtika Sari, mahasiswa semester lima Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Negeri Makassar (UNM), menorehkan prestasi membanggakan. Ia berhasil meraih Best Speaker 5 (Emas) kategori Pratama dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2025 yang diselenggarakan oleh Belmawa, Kemendikbudristek di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, pada 20-24 Oktober 2025.

Perjalanan Artika menuju tingkat nasional dimulai dari seleksi tingkat fakultas, kemudian tingkat universitas dan wilayah, hingga akhirnya bersaing di tingkat nasional. Tak hanya meraih predikat pembicara terbaik, timnya juga membawa pulang medali perak untuk pembicara terbaik 6 serta akreditasi juri pada ajang yang sama.

Artika menekankan bahwa keberhasilan yang diraihnya bukan hanya hasil kerja keras pribadi, melainkan juga hasil kolaborasi dan dukungan tim yang solid. 

"Tentunya ini bukan hasil sendiri, tapi juga kerja sama tim yang baik. Kami saling mendukung satu sama lain hingga akhirnya bisa sampai ke tingkat nasional," ujar Artika.

Perjuangan tersebut bukan tanpa tantangan. Artika mengaku kesulitan terbesar yang dihadapi adalah mengatur waktu antara kuliah dan latihan intensif yang telah dimulai sejak bulan April. Namun, tekad kuat dan disiplin tinggi membuatnya mampu menyeimbangkan keduanya.

Dalam persiapan, Artika rutin melakukan latihan debat, berdiskusi isu-isu terkini, serta menjaga konsistensi terhadap target yang ingin dicapai. Dukungan juga datang dari berbagai pihak, mulai dari dosen yang terus memberikan motivasi, teman-teman yang selalu mendukung, hingga pihak kampus yang menyediakan fasilitas ruang latihan, pembinaan, serta pendampingan selama kompetisi berlangsung.

Bagi Artika, pengalaman ini menjadi pelajaran penting tentang arti ketekunan dan keikhlasan dalam berproses.

"Saya selalu bilang kepada diri sendiri, jika ingin berprestasi, ambil risikonya. Jalani keduanya meskipun berat, karena usaha tidak akan mengkhianati hasilnya," ungkapnya.

Selain menjadi pengalaman berharga, keberhasilan ini menumbuhkan keyakinan bahwa prestasi dapat diraih oleh siapa saja yang berani mencoba dan konsisten berusaha. Artika pun berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak takut melangkah dan terus percaya pada proses. 

"Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Buatlah masa itu menjadi masa emasmu, masa kamu berproses dan bangkit terus menerus. Karena yang membuat sejarah dalam hidupmu adalah kamu sendiri," tuturnya penuh semangat.

Mahasiswi asal Majene, Sulawesi Barat ini menjadi bukti nyata bahwa semangat, kerja keras, dan dukungan dari lingkungan kampus dapat melahirkan generasi berprestasi yang siap mengharumkan nama UNM di tingkat nasional.


Reporter: Aliyah Suci Pradani NR