PERSGRAMATIKA.COM. MAKASSAR — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Himaprodi PBSI) FBS UNM menggelar Diklat Jurnalistik Internal dengan menghadirkan materi bertajuk “Sejarah Pers Mahasiswa”.
Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Ilham Arsyam, jurnalis Tribun Timur, sebagai pemateri, dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (16/10/2025).
Dalam pemaparannya, Ilham menjelaskan bahwa sejarah pers mahasiswa merupakan fondasi penting dalam perkembangan dunia jurnalistik di Indonesia. Ia menegaskan, sejak masa pra-kemerdekaan, pers mahasiswa telah menjadi wadah bagi para aktivis untuk menyuarakan aspirasi dan gagasan kritis.
“Sejarah pers mahasiswa pada awalnya adalah suara aktivis. Tulisan-tulisan mereka bukan sekadar laporan peristiwa, melainkan bentuk pergerakan yang berfungsi menggerakkan massa dan menggelorakan ide perubahan,” ungkap Ilham.
Lebih lanjut, Ilham menambahkan bahwa pers mahasiswa kembali memainkan peran besar pada masa reformasi 1998, ketika media konvensional dibungkam oleh kekuasaan.
“Pada masa itu, pers mahasiswa menjadi salah satu motor penggerak utama reformasi. Mereka tampil sebagai media alternatif yang berani menyuarakan kebenaran dan menggugah kesadaran publik,” jelasnya.
Suasana diskusi semakin menarik ketika salah satu pengurus Himaprodi PBSI menanyakan pandangannya tentang pengaruh Artificial Intelligence (AI) terhadap dunia pers mahasiswa. Menanggapi hal tersebut, Ilham memberikan pandangan inspiratif.
“AI bukan ancaman, melainkan alat bantu. Ia membantu mahasiswa mengembangkan ide, mempercepat proses berpikir, dan mempermudah pekerjaan. Tapi ingat, AI tidak bisa menggantikan nalar kritis manusia. Justru AI seharusnya mendukung kreativitas kita,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan kesimpulan bahwa sejarah panjang pers mahasiswa mengajarkan arti perjuangan, keberanian, dan daya pikir kritis. Pers mahasiswa bukan hanya media informasi, tetapi juga ruang perjuangan intelektual dan suara perubahan yang tak pernah padam sepanjang zaman.
Reporter: Putri Mutiarasari

