PERSGRAMATIKA.COM.MAKASSAR — Kelas jurnalistik HIMAPRODI PBSI DEMA JBSI FBS UNM Periode 2025—2026 berlangsung hangat dan penuh semangat di Sekretariat HIMAPRODI PBSI DEMA JBSI FBS UNM, Sabtu (22/11/2025).
Kegiatan ini mengangkat tema “Mengenal Jenis-jenis Karya Jurnalistik” dan menghadirkan pemantik luar biasa, Kakanda Erlan Saputra, jurnalis Tribun Timur, sebagai narasumber utama.
Pria yang akrab disapa Erlan itu membuka sesi dengan memperkenalkan prinsip hidupnya dalam dunia jurnalistik. Ia menekankan bahwa menulis bukan sekadar menyampaikan berita, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial untuk menegakkan kebenaran dan keadilan.a
“Menulis adalah napas bagi yang rapuh, teriakan bagi yang tertindas, dan perlawanan bagi mereka yang tak berdaya,” ujarnya.
Dalam sesi ini, Erlan memaparkan empat jenis berita yang harus dipahami setiap jurnalis, yaitu Straight News, Hard News, Soft News, dan Spot News, beserta karakteristik dan penerapannya dalam liputan sehari-hari. Ia menekankan bahwa jenis berita harus disesuaikan dengan karakter peristiwa dan fokus utama, misalnya peristiwa mendadak yang juga serius bisa ditulis sebagai breaking news atau hard news.
Sementara itu, Maulana, salah satu masyarakat PBSI yang hadir mengungkapkan bahwa kegiatan ini seperti ini memberikan wawasan baru tentang cara menyusun berita yang akurat, informatif, dan menarik, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya etika jurnalistik dan kemampuan berpikir kritis.
“Kegiatan ini membuka mata saya tentang bagaimana menjadi jurnalis yang profesional dan beretika. Materi yang disampaikan jelas, aplikatif, dan sangat menginspirasi kami untuk terus mengasah kemampuan menulis,” ungkap Maulana.
Kegiatan ini menegaskan bahwa kelas jurnalistik HIMAPRODI PBSI DEMA JBSI FBS UNM mampu memberikan pengalaman belajar yang inspiratif dan aplikatif bagi masyarakat PBSI.
Reporter: Nurna

