IKA HIMAPRODI PBSI Gelar Tudang Sipulung dan Tetapkan Ketua Umum Periode 2025–2027

PERSGRAMATIKA.COM.MAKASSAR — Ikatan Alumni (IKA) HIMAPRODI PBSI menggelar Tudang Sipulung yang dirangkaikan dengan pemilihan dan penetapan Ketua Umum IKA HIMAPRODI PBSI periode 2025–2027. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 26–27 Desember 2025, di Pantai Tanjung Bayang, Makassar.

Kegiatan tersebut dihadiri alumni lintas angkatan, pengurus HIMAPRODI PBSI, serta keluarga besar PBSI. Selain menjadi forum musyawarah, Tudang Sipulung juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menguatkan nilai kekeluargaan antarsesama alumni.

Sejumlah agenda dilaksanakan dalam kegiatan ini, di antaranya penyampaian laporan program kerja kepengurusan IKA HIMAPRODI PBSI periode 2023–2025, dialog kekeluargaan yang membahas dinamika internal serta peran strategis IKA, penetapan Ketua Umum IKA HIMAPRODI PBSI periode 2025–2027, hingga doa bersama dalam rangka memperingati Milad HIMAPRODI PBSI ke-22.

Ketua Umum IKA HIMAPRODI PBSI periode 2023–2025, Akram Budiman Yusuf, menyampaikan bahwa Tudang Sipulung tidak hanya menjadi agenda pemilihan ketua, tetapi juga ruang refleksi dan konsolidasi alumni untuk mendukung kemajuan HIMAPRODI PBSI.

“Tudang Sipulung ini menjadi ruang kebersamaan yang menaungi beragam aktivitas sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarsesama alumni,” ujarnya.

Kakanda Akram juga berharap program yang telah dijalankan pada periode sebelumnya dapat diteruskan dan ditingkatkan oleh kepengurusan berikutnya. 

“Harapan kami, apa yang telah dijalankan sebelumnya dapat terus dilanjutkan, disempurnakan, dan ditingkatkan kualitasnya, sehingga kebersamaan serta keberlanjutan IKA tetap terjaga dengan baik dari waktu ke waktu,” tambahnya.

Melalui Tudang Sipulung ini, IKA HIMAPRODI PBSI diharapkan semakin solid dalam membangun sinergi bersama HIMAPRODI PBSI dan seluruh elemen terkait, sekaligus berperan aktif mendorong kemajuan organisasi serta kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.


Reporter: Aliyah Suci Pradani NR