Prestasi Nasional, Nurhasana Lolos Finalis Duta KIP 2025

PERSGRAMATIKA.COM.MAKASSARNurhasana, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), menorehkan prestasi nasional dengan lolos sebagai Finalis Duta Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Perguruan Tinggi Nasional Tahun 2025.

Pengumuman kelulusan sebagai finalis disampaikan secara daring melalui Google Meet pada 21 November 2025. Sementara itu, penganugerahan Finalis Duta Keterbukaan Informasi Publik Perguruan Tinggi Nasional Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung pada 5 Desember 2025 di Universitas Brawijaya, Malang.

Keberhasilan tersebut diraih melalui serangkaian tahapan seleksi yang meliputi seleksi tulis, seleksi video, dan debat. Setiap tahapan dirancang untuk menguji pemahaman, kreativitas, serta kemampuan komunikasi peserta dalam menyampaikan gagasan terkait keterbukaan informasi publik.

Materi seleksi tulis diberikan beberapa hari sebelum pelaksanaan melalui pertemuan daring, sedangkan seleksi video menuntut peserta mengolah ide secara mandiri dan kreatif sebagai representasi gagasan personal. 

Nurhasana mengatakan bahwa proses video lah yang paling menentukan dalam tahapan seleksi.

“Tahapan yang paling menentukan menurut saya adalah seleksi video, karena menuntut kreativitas penuh dan murni dari ide sendiri,” ungkap mahasiswa angkatan 2023 itu. 

Untuk menghadapi seluruh rangkaian seleksi, Nurhasana melakukan persiapan dengan memperdalam materi, mengembangkan ide kreatif, serta mempelajari mekanisme debat yang turut diperkuat melalui arahan dan latihan.

Dalam proses seleksi, keterampilan berbicara dan kemampuan mengolah ide kreatif menjadi keunggulan utama yang ditonjolkan. Dari pengalaman tersebut, Nurhasana membagikan kesan sekaligus pesan mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik.

 “Mari lebih mengenal apa itu keterbukaan informasi publik. Ketika kita memahami keterbukaan informasi, kita akan sadar bahwa kita memiliki hak untuk berpartisipasi. Partisipasi inilah yang akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, sehingga keterbukaan informasi menjadi kunci terciptanya pemerintahan yang dipercaya masyarakat,” tuturnya.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya, khususnya di lingkungan PBSI UNM, untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam penguatan keterbukaan informasi di perguruan tinggi.


Reporter: Aliyah Suci Pradani NR